BAK Keberuntungan Sudah Sirna Tangis Saipul Jamil, Ingin Hidup Normal Pasca Bui, Tapi Tetap Dibully, Kini Petisi Tembus 300 Ribu


Saipul Jamil menangis saat mengutarakan keinginannya, dimana Saipul ingin hidup nomal pasca ada di bui.

Mantan suami Dewi Perssik itu hidup di penjara karena semua tindakannya beberapa tahun silam.

Saipul Jamil dinyatakan bersalah karena semua kasus pencabulan yang dilakukannya terhadap korban anak di bawah usia.

Penyanyi dangdut itu juga disoroti akibat kasus korupsi atau suap yang dilakukannya berkaitan dengan kasus pencabulan ini.

Pasca dibebaskan, Saipul Jamil justru sangat disoroti akibat selebrasi yang diadakannya.

Setelah dibebaskan, Saipul Jamil mengatakan keinginannya untuk hidup normal lagi.

Terutama hidup tanpa kehilangan karir dan pamornya di layar kaca.

Mantan suami Dewi Perssik itu bebas dari Lapas kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur pada Kamis 2 September 2021 setelah lima tahun dipenjara.

Akhirnya mantan suami Dewi Perssik itu menjadi bulan-bulanan pasca ingin eksis lagi di layar kaca.

Terbukti publik langsung menciptakan petisi boikot Saipul Jamil.

Belakangan, Saipul Jamil terpantau menangis.

Ia menangis di hadapan Gilang Dirga, dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Gilang Dirga.

Terbaru, Saipul muncul di YouTube presenter Gilang Dirga.

Ia mencurahkan isi hatinya, termasuk kasus yang sempat menjeratnya.

Lewat akun Instagramnya, Saipul Jamil mempromosikan kontennya bareng Gilang Dirga, Minggu (5/9/2021).

Video tersebut tayang pada pukul 14.00 WIB.

Terlihat Saipul Jamil menangis curahkan isi hatinya.

"Alhamdulillah kemarin bisa sharing-sharing di Youtube Channel nya @gilangdirga.

Yang penasaran boleh langsung ke Youtube Channelnya Adiez Gilang ya.

Premiere jam 2 siang hari ini," tulisnya.

Postingan Saipul sontak saja banjir komentar netizen.

Banyak yang heran terhadap apa yang dicurhatkan Saipul, terlebih videonya berjudul 'Saipul Jamil Dendam Dengan Korban?'.

Menurut beberapa netizen, seharusnya yang lebih pantas ditanyakan hal itu adalah si korban.

Ada juga netizen yang menilai Saipul Jamil hanya pencitraan.

Bahkan tangisan Saipul Jamil hanya dianggap senjata untuk playing victim.

"Dah ga habis thinking."

"Urat malu nya dimana sih!!!! Adanya si korban yang harus ngomong gitu. Ga kebayang gimana trauma nya si korban."

"GAUSAH PLAY VICTIM."

Meski banyak komentar miring, namun tak sedikit juga yang memberi dukungan pada pria yang akrab disapa Bang Ipul ini.

"We love u bang gak sah di pikir petisi apaan rejeki dah di atur ALLAH tgl kita kerja KERAS aja."

"Tetap semangat."

"Pokoknya saya selalu dukung bang Ipul dalam kebaikan."

"Tetap semngat bg ipul. Rezeky allah yg ngatur."

Sementara itu, kini petisi boikot dirinya di layar kaca itu sudah terus bergulir dan mendapat banyak reaksi.

Sebagian masyarakat mengaku geram dengan sambutan meriah yang diperoleh Saipul Jamil setelah bebas.

Bukan tanpa alasan, publik menilai bahwa pelaku pelecehan seksual seharusnya tidak mendapatkan panggung.

Petisi tersebut akhirnya dibuat dengan tujuan menjaga psikologis anak yang pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh Saipul Jamil.

Dalam waktu singkat, petisi boikot Saipul Jamil dari televisi itu, dimana petisi tembus 300 ribu tanda tangan pada hari ini, Minggu, 5 September 2021.

"Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia Tampil di Televisi Nasional dan YouTube," bunyi petisi tersebut, dilansir Tribun Style dari situs change.org pada Minggu, 5 September 2021.

"Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak di usia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma,"bunyi potongan isi petisinya.

Petisi itu sendiri memiliki target 500 ribu tanda tangan.



Sebelumnya, mantan suami Dewi Perssik ini memang masuk penjara karena terbukti mencabuli seorang anak di bawah umur.

Seorang remaja berinisial DS dicabuli dengan diiming-imingi uang Rp 50.000 oleh Saipul Jamil.

Saipul Jamil kemudian diadili dan divonis 3 tahun penjara berdasarka Pasal 292 KUHP tentang pencabulan.

Terdakwa kemudian naik banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Ia malah mendapat hukuman berat menjadi 5 tahun penjara.

Saipul Jamil selanjutnya melakukan upaya hukum lain dengan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Namun pengajuan PK itu ditolak MA hingga akhirnya vonis terhadap Saipul Jamil tetap mengacu pada putusan PT DKI Jakarta, yakni 5 tahun penjara.

Selain kasus pencabulan, Saipul Jamil juga terjerat kasus suap.

Ia terbukti melakukan suap kepada panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Rohadi, sebesar Rp 50 juta.

Saipul Jamil pun divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Dengan demikian, Saipul Jamil harus menjalani hukuman 8 tahun penjara sebagai akumulasi hukuman atas kasus korupsi dan pencabulan.

sumber : jatim.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel