Selama Ini BUNGKAM Bambang Pamungkas Kasihan dengan Anaknya yang Mengaku Dicoret dari KK

  

Bambang Pamungkas akhirnya buka suara perihal anak sulungnya, Jane Abel yang mengaku namanya dicoret dari Kartu Keluarga (KK).

Melalui kuasa hukumnya, Bambang Pamungkas mengaku kasihan dengan Jane Abel, putri sulungnya yang mengungkap tentang namanya yang dicoret dari KK.

Bahkan dirinya juga mengaku curiga ada yang memanfaatkan kemunculan anaknya itu.

"Ini kan hanya nge-blast di media aja ngomong seperti itu, dan kita juga kasihan. Kita melihat 'ini ada yang manfaatin enggak sih?" kata Z Khasannul, pengacara Bambang Pamungkas via telepon, dilansir dari Grid.id, Senin (9/8/2021).

"Dia (Bambang) menyampaikan seperti itu, karena faktanya enggak seperti itu. Kok ini jadi heboh kayak gitu," tambahnya.

Lantas, Khasannul bercerita, pesepak bola yang akrab disapa Bepe itu mengajak anaknya untuk memperbaiki sikap bersama.

Doa terbaik agar permasalahan kini segera tuntas dan terjalinnya hubungan baik antara bapak dan anak itu pun tak berhenti dipanjatkan.

"Dari mereka hanya berdoa lah. Berdoa yang terbaik. Kalau pun ada yang diperbaiki ya mungkin diperbaiki bersama."

"Kalau memang ada yang salah di pihak anaknya, ya kan dia bapaknya. Harapkan apa, dapat hidayah ke jalan yang benar," kata Z Khasannul menjelaskan.

Sebelumnya diberitakan Bambang Pamungkas coret anak dari KK.

Kabar mengejutkan tersebut datang dari sang anak, Jane Abel.

Abel, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa keputusan Bambang Pamungkas coret anak dari KK itu dilakukan tanpa pemberitahuan.

Bahkan kabar tersebut juga baru diketahuinya saat pemberkasan telah selesai.

"Tahunya udah jadi selesai semua. Kalau diomongin kan enak, aku tahu. Terus aku bisa milih tempatnya sendiri," kata Jane Abel, dikutip dari kanal YouTube CumiCumi, Selasa (10/8/2021).

Keputusan Bambang Pamungkas coret anak dari KK itu juga membuatnya kaget.

Selain itu, Abel pun merasa ayahnya tidak memberikan perlakuan adil padanya.

"Kaget, dibilang enggak adil juga iya. Karena kan yang pertama Salsa (anak pertama dari Tribuana Tungga Dewi) masih di sana masuk ke KK-nya itu," ujar Abel menjelaskan.

Meski kecewa dengan keputusan sang ayah, Jane Abel pasrah lantaran merasa tak bisa berbuat banyak.

Hanya saja, ia berharap ayah kandungnya itu bisa terlebih dahulu mengomunikasikan keputusan tersebut kepadanya.

"Maksudnya ya sudah kalau memang harus dikeluarin, tapi aku berharapnya dipindahin ya diomongin aja," katanya.

"Bilang gitu lho sama aku. Masa sih objeknya enggak tahu kalau dikeluarin begitu," tambahnya lagi.

Namun, dirinya juga mengatakan sudah terbiasa tak dianggap sebagai seorang anak.

Pasalnya sejak kecil pun Abel sudah tak tinggal bersama keluarganya.

"Karena udah 11 tahun yang lalu kayak gini ya, maksudnya sejak 18 tahun aku hidup kayak gini terus."

"Enggak pernah serumah sama ayah, juga enggak pernah tinggal bareng dan enggak pernah ngerasain yang namanya hidup (di keluarga)."

"Jadi kayak udah biasa aja maksudnya. Mungkin karena terlalu sering tersakiti jadi biasa saja," terang Jane Abel.

Tak dibukakan pintu oleh Bambang Pamungkas

Sesaat setelah kabar Bambang Pamungkas coret anak dari KK tersebut terdengar oleh Jane Abel, dirinya langsung mengirimi pesan singkat ke pemain sepak bola legendaris itu.

Sayang, Bambang Pamungkas tak memberikan respons apapun.

"Aku tuh sempat tanya 'Ayah katanya aku dikeluarkan dari KK, gimana? Aku minta suratnya'."

"Aku chat baik-baik tapi ternyata emang enggak ada respons," ungkap Jane Abel.

Belum menyerah, gadis 20 tahun itu kemudian menyambangi kediaman Bambang Pamungkas untuk meminta penjelasan

“Ya sudah mumpung aku di Jakarta ini, niatku ya sudah aku ambil (dokumen) saja biar aku urus (KK baru) pas aku pulang,” ujar Jane.

Tak disangka, Jane menyebut dirinya tak disambut baik oleh keluarganya, bahkan tak dibukakan pintu oleh sang ayah.

Satpam rumah juga mengatakan Bambang Pamungkas tidak berada di rumah.

Padahal, Abel mendengar perbincangan ayahnya di dalam rumah.

Kendaraan Bambang Pamungkas pun ada di rumahnya.

“Ternyata nggak dibukain pintu dan ada drama dulu."

"Sebenarnya aku ke sana tuh sudah memastikan kalau ayah di rumah, makanya aku ke sana,” terang Abel.

Alasan Bambang Pamungkas coret anak dari KK

Menurut surat pernyataan yang diterima Jane Abel, Bambang Pamungkas menyatakan pencoretan nama anak dari KK itu ditujukan untuk memudahkan pengurusan administrasi sang anak.

Disebutkan pula pemain sepak bola tersebut dikabarkan memindahkan domisili Jane Abel dari DKI Jakarta ke Solo, Jawa Tengah lantaran dirinya tengah berkuliah kota tersebut.

“Kemarin aku ke Dukcapil Pemprov DKI, katanya di surat pernyataan ayah itu bilang kalau alasan dipindahkan dari KK."

"Untuk memudahkan adminstrasi aku di Solo. Karena aku kuliah di Solo,” ujar Abel.

Namun, hal itu sangat disayangkan Jane Abel lantaran diketahui ia berniat kembali ke Jakarta setelah kuliahnya selesai.

“Cuma ya aku udah mau selesai juga. Maksudnya enggak usah dipindah, lagian aku juga nggak tinggal di sana,” tambahnya.

Jane Abel menceritakan awal dirinya tahu telah dicoret dari KK saat aplikasi di ponselnya tidak bisa diperbaharui.

“Soalnya itu, awal aku mau update aplikasi namun kok ndak bisa."

"Nggak tahunya saat aku telusuri ternyata aku sudah dikeluarkan dari KK,” terangnya.

Abel curiga ibu tirinya terlibat

Anak sulung dari istri terdahulu Bambang Pamungkas ini menemukan fakta baru dalam kasusnya tersebut.

Jane Abel mencurigai bahwa dalam keputusan Bambang Pamungkas coret anak dari KK itu ada andil ibu tirinya, Tribuana Tungga Dewi.

“Kalau menurut keterangan dari pak RT kemarin itu memang ada andil dari ibu Tribuana ya. Katanya yang menyuruh itu untuk diajukan ke kelurahan bikin surat pengantar untuk dikeluarkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Abel mengaku sempat meminta penyelesaian secara damai dengan keluarga Bambang Pamungkas.

Namun, permintaannya itu ditolak mentah-mentah oleh Bambang Pamungkas.

“Waktu itu aku juga sempat buat mediasi di pak RT juga kan, tapi katanya enggak mau pihak ayahnya,” bebernya.

Dari keterangan pihak RT setempat, tambah Jane Abel, bahwa sang ibu tiri menyuruh pihak RT untuk memperlancar rencana pencoretan namanya.

“Terus dan pak RT juga menyampaikan kalau ‘saya disuruh oleh ibu Dewi untuk tidak mengeluarkan surat apapun. Jadi saya disuruh diam aja’ kata pak RT. Jadi ya sudahlah,” terangnya.

Abel juga mencurigai bahwa sang ayah telah bekerja sama dan memberikan uang pelicin kepada petugas yang bersangkutan untuk mencoret namanya dari surat penting keluarga tersebut.

“Itu juga saya menurut keterangan pak RT ya. Menurut keterangan dari RT itu saya iseng ngomongin masalah uang. Terus ibu RT nya bilang ‘di sini tidak menerima, tapi uang semuanya ke sana’ jadi ke sananya itu pihak kelurahannya. Berarti kan mengaku secara tidak langsung kalau memang ada,” kata Jane Abel menjelaskan.



Sebagai informasi, Jane Abel merupakan anak sulung Bambang Pamungkas dan Olga Achangela.

Namun pada 2003, Olga Achangela meninggal dunia dan Jane Abel dititipkan pada keluarga mendiang Olga.

Tak selang berapa lama, Bambang Pamungkas kemudian kembali menikah dengan Tribuana Tungga Dewi dan dikaruniai tiga orang anak. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel