HARU Isak Tangis Ayah Apriyani Ceritakan Dulu Kehidupan Keluarganya yang Sulit Hingga Anaknya Pernah Diminta Kalah oleh Lawan, Ditawari Baju dan Sepatu Baru : Dia Nangis

  

Saat ini masyarakat Indonesia sedang mengalami euphoria usaitim bulu tangkis ganda putri meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. 

Salah satu pemainnya yang menjadi sorotan adalah Apriyani Rahayu dan sang ayah menceritakan bagaimana perjuangan sang anak menekuni olahraga bulu tangkis sampai berbuah prestasi. 

Bahkan, saat sedang mengikuti sebuah lomba, anaknya pernah diminta mengalah dengan iming-iming baju dan sepatu baru hingga dia menangis.

Saat itua, kehidupan keluarganya sedang sulit dan kedua hadiah itu sangat berarti, namun akhirnya ditolak sang anak. 

Sosok yang jarang tersorot adalah Amiruddin Pora, ayah Apriyani Rahayu atlet yang tengah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Ternyata keberadaan sang ayah ini sangat berperan dalam suksesnya Apriyani Rahayu beraksi di ajang Olimpiade Tokyo 2020, rupanya ada doa dari sang ayah tercinta, Amiruddin Pora.

Bahkan, sang ayahlah yang senantiasa memberikan motivasi saat anaknya berlaga di berbagai turnamen.

Sebelum sang ayah, ada sang ibu yang juga menemani perjuangannya.

Namun sayang, ibunda rekan main Greysia Polii initelah berpulang pada tahun 2015 silam.

Namun buahnya dapat dirasakan saat ini karena anaknay berhasil merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, Amiruddin mengaku bangga.



Pasangan bulutangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu (NOC INDONESIA)

Dilansir GridHITS.id dari Tribunnewsmaker, tak pernah dibayangkan Amiruddin, Apriyani kini berhasil mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Pasalnya mengingat kenangan masa lalu, perjuangan Apriyani Rahayu tidaklah mudah.

Ia sempat diminta mengalah saat mengikuti sebuah pertandingan.

Dengan iming-iming baju dan sepatu baru, Apriyani Rahayu diminta mengalah oleh pihak lawan.

Masih jelas diingat Amiruddin, sang putri kala itu menangis dan langsung menolak tawaran tersebut.

Dengan bangga Apriyani mengaku sang ayah akan membelikannya baju dan sepatu baru.

Meski kala itu kondisi ekonomi mereka nyatanya masih serba susah.

Mengutip dari TribunSultra, Amiruddin bercerita Apriyani sudah mulai mengenal bulu tangkis sejak kecil.

"Boleh dikata, Apriyani belum lancar bicara sudah bermain bulu tangkis," beber Amiruddin saat ditemui dikediamannya di Kelurahan Lawulo, Kecamatan Anggaberi, Minggu (01/8/2021).

Kala itu, Apriyani hanya bisa memakai raket bekas milik ibunya yang juga seorang mantan atlet.

Meski raket itu sudah tak layak, namun Apriyani tetap memakainya untuk berlatih.

Almarhum mamanya pemain bulu tangkis, jadi itu ada raket bekas.

Mamanya kadang dia wakili Dinas dulu di Provinsi," kata Amiruddin.

"Belum bisa beli raket dulu, masih disambung-sambung (tali senar)," lanjut Amiruddin.

Meski begitu Apriyani tetap giat berlatih, hingga sang ayah membuatkan lapangan di halaman rumahnya.

Selama berkarier bulu tangkis, Apriyani rupanya selalu diantar kedua orangtuanya.

Amiruddin dan istri dengan setia menemani kemana sang putri beraksi dan terus menorehkan prestasi.

Hingga suatu ketika, Apriyani mengaku pada orangtuanya jika didatangi pihak lawan sebelum pertandingan agar mau mengalah.

Pihak lawan mengatakan akan memberi imbalan baju dan sepatu baru jika Apriyani mau mengalah dalam pertandinghan.

Sontak, Apriyani kecil pun menolak tawaran orang itu.

"Masih bisa dia belikan papah ku, saya mau ke Jakarta.

Menangis dia," kata Amiruddin menirukan perkataan Apriyani saat itu.

Kini besar harapan Amiruddin dan rakyat Indonesia agar Apriyani dan Greysia mampu merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Dijadwalkan Apriyani dan Greysia akan bertarung melawan pasangan China Chen Qing Chen dan Jia YF, Senin (2/8/2021).

Pertandingan tersebut akan berlangsung pada pukul 11.50 WIB.

Sementara itu, jika nanti Apriyani dan Greysia berhasil merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020, ada hadiah fantastis yang dijanjikan Arief Muhammad.

Melalui akun Instagramnya, Arief Muhammad mengatakan siap memberikan dua cabang bisnis miliknya kepada Greysia dan Apriyani.

"Sebagai apresiasi untuk prestasi ini, dan sebagai penambah semangat juga untuk keduanya, gue berjanji akan memberikan 2 cabang @basoaciakang untuk mereka, masing-masing 1 cabang baru, jika nanti bisa menang di pertandingan final,'' kata Arief Muhammad seperti dikutip dari Instagram @ariefmuhammad pada Sabtu, 31 Juli 2021.

Lebih lanjut, Arief Muhammad menyebut Greysia dan Apriyani sudah menjadi pahlawan bagi Indonesia.

Tak peduli apapun hasilnya nanti, menang atau kalah, Greysia dan Apriyani tetaplah membanggakan.

"Apapun hasilnya nanti, menang atau kalah, kalian berdua tetap pahlawan bagi Indonesia.

Kami tetap bangga punya atlet seperti kalian."katanya lagi..

sumber : hits.grid.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel