DIKECAM Niat Penjarakan Orangtua Haters untuk Jaminan, Umi Kalsum Ibu Ayu Ting Ting Dilawan Anggota DPRD



Niatan Umi Kalsum dan Ayah Rozak menahan orangtua haters Ayu Ting Ting dikecam.

Umi Kalsum dan Ayah Rozak berniat menjadikan orangtua haters Ayu Ting Ting sebagai jaminan agar Kartika Damayanti pulang ke Indonesia.

Niatan tersebut pun dikecam anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Fauzan Fuadi.

Ayah Rozak dan Umi Kalsum rupanya memang teramat geram atas tindakan haters kepada Ayu Ting Ting.

Umi Kalsum dan Ayah Rozak bahkan sampai rela pergi jauh dari Depok ke Bojonegoro di masa PPKM.

Sesampainya di Bojonegoro, Umi Kalsum dan Ayah Rozak yang didampingi Polisi, tak bisa menjumpai Kartika Damayanti.

Pasalnya sudah tujuh tahun terakhir Kartika Damayanti bekerja sebagai TKW di Singapura.




Walhasil, Ayah Rozak dan Umi Kalsum hanya bisa bertemu dengan orangtua Kartika Damayanti saja.

Kepada orangtua Kartika, Umi Kalsum dan Ayah Rozak menjabarkan tindakan anaknya pada Ayu Ting Ting.

Umi Kalsum dan Ayah Rozak bahkan berniat menjadikan orangtua haters Ayu Ting Ting itu sebagai jaminan.

"Buat haters-haters yang julid punya hati dajjal, iblis, sekarang pada diem karena takut," sebut Abdul Rozak.

"Kamu jangan suka macam-macam ya sama anak saya," bela Abdul Rozak.

"Kecuali anak saya punya salah sama kalian semuanya, boleh kalian bully," ujar Umi Kalsum dikutip via TribunWow.com

"Kita kalau misalnya bisa, hukumnya ada buat menjarain orangtuanya, kita penjarain kemarin orangtuanya," ujar Umi Kalsum.

"Kita tahan buat dia kembali ke Jakarta. Kalau dia enggak pulang juga, terpaksa nanti, tunggu tanggal mainnya."

"Bukannya kita ancam ya, tapi memang itu penginnya kita," lanjut Umi Kalsum.

"Kalau memang bisa orangtuanya buat jaminan, kita iniin (Tahan-red)."

"Ibu jauh-jauh ngapain nyamperin orang kayak begitu kalau enggak benar-benar perasaan (terluka-red

Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Fraksi PKB Fauzan Fuadi menilai sikap Umi Kalsum dan Ayah Rozak pada orangtua haters Ayu Ting Ting sangat arogan.

Padahal menurut Fauzan, orangtua tersebut tak ada kaitannya sama sekali dengan tindakan Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting.

"Tindakan bullying bagaimanapun tidak bisa dibenarkan, kita harus menentangnya.

Akan tetapi, orang tua dari haters atau pembully tersebut seharusnya tidak perlu dilibatkan.

Apalagi, sampai diposting di media sosial. Ada wajah ayah dan ibunya, ada wajah anak kecil juga yang tidak tahu apa-apa juga diposting," kata Fauzan Fuadi dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jatim.

Fauzan juga mengkritik tindakan Umi Kalsum yang memposting foto orangtua Kartika Damayanti, Madi di media sosial.

Menurut Fauzan hal tersebut bisa saja membuat orangtua haters Ayu Ting Ting menjadi shock.

"Keluarganya pasti shock, padahal ayah KD juga sudah meminta maaf sampai berulang-ulang atas kesalahan anaknya, tentu tak perlu diposting seperti itu,” kata Fauzan.

Fauzan Fuadi sendiri tak membenarkan tindakan yang dilakukan Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting.

Meski begitu, Fauzan menyarankan agar Ayu Ting Ting membuka pintu maaf untuk Kartika.

Bila nantinya masalah ini berlanjut ke proses hukum, Fauzan Fuadi akan mempertimbangkan memberi bantuan hukum untuk Kartika Damayanti.

“Kita pertimbangkan untuk memberi bantuan hukum jika memang perkara ini berlanjut ke meja hijau,” katanya.

Ngotot Penjarakan Haters

Diakui Ayu Ting Ting, ia merasa lega karena alamat rumah sang haters sudah ketemu bahkan sempat dilabrak oleh Ayah Rozak dan Umi Kalsum sambil bawa polisi.

Ayu Ting Ting juga mengaku kasihan melihat keluarga sang haters yang ikut kena imbasnya.

"Yang jelas alamat sudah ketemu. Pas ayah ibu ketemu keluarganya, kasihan sih lihat keluarganya, karena keluarganya kan gak tahu apa-apa, " ucap Ayu Ting Ting, dilansir TribunnewsBogor.com dari laman YouTube Intens Investigasi.

Diakui Ayu Ting Ting, identitas sosok haters itu berhasil ditemukan berkat usaha penggemarnya, Aytinglicious.

Maka dari itu, Ayu Ting Ting mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya.

"Alhamdulillah. Saya mau mengucapkan terima kasih banyak buat fans-fans saya yang selama ini sudah support. Selama ini mungkin 24 jam sudah mantau saya, support saya sampai akhirnya bisa ditemukan alamat si biang kerok ini, " papar Ayu Ting Ting.




"Seneng banget, mungkin ini berkat kasih sayang mereka sama saya, saling mencari, sampai semua identitasnya lengkap dan ketemu sosoknya," tambahnya.

Meski begitu, pedangdut lagu 'Sambalado' mengaku tidak akan serta merta memaafkan pelaku.

Ibunda Bilqis ini bahkan menegaskan akan tetap melaporkan sang haters ke polisi.

Menurutnya, pelaku ini adalah biang dari dalang para haters Ayu Ting Ting di media sosial.

"Kalau saya sih kayaknya akan tetap lanjut proses hukum. Karena kayaknya ini biang dari dalang semuanya," tegas Ayu Ting Ting.

Kartika Minta Maaf

Dalam videonya, haters Ayu Ting Ting yang bernama Kartika Damayanti mengaku minta maaf karena sudah menghujat ATT dan anaknya lewat akun Instagram.

"Sebelumnya saya mau minta maaf, saya Kartika Damayanti dari akun Gundik Empang. Saya mau minta maaf kepada Ayu Ting Ting dan keluarganya," katanya, dalam video yang dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Instagram nyinyir_update_official.

"Karena saya telah menghujat dan membuat akun pribadi saya menjadi akun haters, dan banyak followers yang menghujat Ayu Ting Ting di akun tersebut," lanjutnya.

Sang haters lantas berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya.

"Setelah ini saya berjanji tidak akan membuat akun haters lagi, dan tidak akan berkomentar negatif tentang Ayu Ting Ting di mana pun lapak akun Instagram gosip lainnya," ungkap dia.

Sebagai pembuktian ucapan permintaan maafnya, haters tersebut mengaku akun Instagram yang digunakan khusus untuk menghujat Ayu Ting Ting sudah dihapus.

Terakhir, pelaku juga meminta maaf kepada pihak keluarga yang digerebek oleh orangtua Ayu Ting Ting akibat kasus ini.

"Sekali lagi saya meminta maaf kepada Ayu Ting Ting dan keluarganya atas kesalahan dan kelakuan saya.

Dan saya meminta maaf pada keluarga saya atas kelakuan saya ini terima kasih," pungkasnya.

sumber : bogor.tribunnews.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel