"Congratulation" Jesselyn Lauwreen Jadi Juara MasterChef Indonesia Season 8, Beberkan Perjuangan dan Pengorbanan



Jesselyn Lauwreen jadi juara MasterChef Indonesia Season 8, beberkan perjuangan dan pengorbanannya.

Ia berhak menyandang predikat tersebut setelah meraih nilai lebih tinggi dibanding pesaingnya, yakni Nadya.

Sebagai juri, Chef Arnold, menyampaikan ucapan selamat kepada Jesselyn.

"Congratulation Jessyln kamu adalah pemenang MasterChef Indonesia Season 8," ucap Chef Arnold, Minggu (29/8/2021).

Jesselyn Lauwreen sangat gembira. Ia bahkan nyaris kehilangan kata-kata untuk mengungkap kebahagiaannya menjadi juara MasterChef Indonesia Season 8.

"Aku ga ada kata-kata lagi kecuali Thank You!" tulisnya mengawali keterangan postingannya di Instagram pribadinya @jesselyn.mci8, Senin (30/8/2021).

Ia mengaku sama sekali tak menyangka bisa berada di posisi teratas ajang masak paling bergengsi tersebut.

Tapi yang dilakukannya selama ajang berlangsung adalah buah dari ketekunan dan kerja keras.

Bahkan ia berkorban jauh dari keluarga dan teman-teman.

"Aku ga expect aku bisa sampai sejauh ini, dari belajar non-stop dari pagi sampai malam, menulis notes yang aku pelajari dari buku-buku sklh, buku resep, online, youtube, semua di satu buku itu yang selalu aku bawa kemana-mana."

"Jauh dari keluarga, dari teman-teman, rumah, harus belajar mandiri dan responsible, bangun pagi, tidur subuh," lanjutnya."

"Kadang-kadang disaat belajar sendiri di kamar, aku suka nonton crowning nya season 5,6,7, di dalem hati cuman bisa berdoa dan berharap kalau aku bisa nyampai di tahap itu."

"Kadang-kadang cuman bisa pasrah, karena aku tau, aku selalu, selalu, kasih yang terbaik."

"Mau gagal, mau kurang perfect, mau kurang on point, at the end of the day, i always give my best. Thank you so much, to everyone, my family, my friends, my supporters. I cannot, do it without you!"  

"To Nadya, you’re amazing, i have no words to show how much i appreciate you. I love you."

"I am Jesselyn Lauwreen, the winner of Masterchef Indonesia Season 8. And i promise, to always cook with love, and care, to always learn, be better, and I know, this is just the beginning," tulisnya lagi.

Biodata Jesselyn Lauwreen

Jesselyn memang tampil meyakinkan dalam sejumlah tantangan, terutama sejak babak tiga besar. Perempuan asal Medan ini adalah alumnus Diploma De Cuisine Le Cordon Bleu Paris pada tahun 2020.

Hanya saja jika Nadya lulus dari Le Cordon Bleu Australia, Jesselyn lulus dari Le Cordon Bleu Paris pada tahun 2020.

Selain jebolan De Cuisine Le Cordon Bleu Paris, Jesselyn Lauwreen juga lulusan dari Universitas Bina Tunas Bangsa International School.

Wanita berusia 21 tahun ini juga diketahui merupakan lulusan salah satu sekolah kuliner di Bangkok, Thailand.

Jesselyn Lauwreen dilahirkan pada 1 Maret 2000.

Dalam ajang MasterChef season 8 ini, Jesselyn Lauwreen menjadi peserta termuda.

Sebelum bertarung di Master Chef Season 8, Jesselyn  telah menjalankan bisnis kuliner keluarga yang ada di Sumatera Utara.

Setiap diberikan tantangan oleh Juri Jesselyn Lauwreen juga mampu menghadapi tes dari para juri.

Pernah dalam satu momen ia mendapatkan pujian dalam tantangan Fix The Dish Rawon.

Chef Rennata memberikan sebutan rawon hotel bintang lima karena masakannya dinilai sempurna.

Masak dalam tiga ronde

Nadya dan Jesselyn telah memasak dalam tiga ronde di babak grand final.

Dari ronde pertama kuliner Indonesia, kedua luxury dish, hingga ketiga signature dish.

Pada round 1, Sabtu, 28 Agustus 2021, MCI 8 menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sebagai bintang tamu spesial.

Tak hanya menjadi tamu, Sandiaga juga memberikan dua tantangan pada Jesselyn dan Nadya.

Tantangan pertama dari Sandiaga, finalis diminta untuk memasak Naninura dan tantangan kedua mereka harus memasak Ayam Taliwang (Nadya) dan Woku (Jesselyn).

Di round pertama, Nadya mendapat 675 poin, sementara Jesselyn 680 poin. Jesselyn unggul 5 poin di round 1.

Kemudian di round 2 dengan tantangan Luxury Ingredients, point Nadya menjadi 1.147 dan poin Jesselyn menjadi 1.164. Jesselyn kembali unggul 17 poin dari Nadya.

Sementara di round 3 dengan signature dish appertizer dan maincourse, poin Nadya menjadi 1.686 dan poin Jesselyn menjadi 1.676.

Berikutnya, di round 3 dengan signature dish dessert, poin Nadya menjadi 1.919 dan poin Jesselyn menjadi 1.940.

Akhirnya setelah perjuangan keras, Jesselyn berhasil menjadi pemenang di MCI 8.

Deretan hadiah

Jesselyn mengikuti jejak pemenang MasterChef Indonesia lain, yakni Lucky Andreono sebagai juara pertama MasterChef Indonesia Season 1.

Desi untuk season 2, William Gozali season 3, Luvita Ho season 4, Fani season 5, Eric Herjanto season 6, dan Jerry Andrean season 7.

Sebagai juara pertama, Jesselyn akan mendapatkan sederet hadiah dengan nilai fantastis.

Di antaranya, uang tunai Rp 100 juta dipotong pajak, mobil transmisi otomatis, satu set peralatan pendukung untuk memasak, hingga piala MasterChef Indonesia Season 8.

Sementara, Nadya sebagai juara kedua mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 50 juta, mobil transimisi manual, hingga set peralatan memasak.

Sebagai juara MasterChef Indonesia Season 8, Jesselyn mengungkapkan kebahagiaanya.

Ia mengaku akan memanfaatkan hadiah yang didapatkan dengan baik.

"Yeee ternyata aku dapat uang tunai sebaga hadiah dan aku akan memakainya dengan baik dengan pinter untuk memperluaskan opportunity aku dan juga untuk berbagi," kata Jesselyn.

"Piala ini banyak banget berartinya buat aku dari perjuangan aku sampai sekarang," lanjut Jesselyn.

sumber : bangka.tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel