"Menuai Konropersi Tiba Tiba Jagad Sosial Media Dikejutkan ",Usianya Masih 15 Tahun, Ernest Prakasa Soroti Pemeran Zahra di Sinetron Suara Hati Istri: Ini Wajar?



Jagad media sosial tiba-tiba saja dikejutkan dengan karakter bernama Zahra di sinetron Suara Hati Istri.

Dalam tayangan sinetron Suara Hati Istri, Zahra digambarkan sebagai istri ketiga Pak Tirta yang diperankan Panji Saputra.

Mulanya tak ada yang aneh, namun setelah ditelisik rupanya pemeran karakter Zahra sendiri baru berusia 15 tahun pada Oktober 2021 nanti.

Tentu saja hal ini membuat publik geram, publik merasa karakter Zahya yang diperankan oleh Lea Ciarachel tidak lah tepat, apalagi mengingat Lea Ciarachel masih di bawah umur.Menyoroti kabar ini, komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa ikut buka suara. Ernest Prakasa bahkan tak ragu untuk menyampaikan kritik pedasnya pada Indosiar terkait sinetron Suara Hati Istri.

Ernest Prakasa juga membagikan scene sinetron Suara Hati Istri, dimana Zahra tengah berbaring di samping Pak Tirta layaknya pasangan suami istri.

“Karena banyak teman-teman yang bisa meramaikan masalah ini tapi terikat oleh etika, kontrak kerja, ataupun rasa tidak enak hati, maka biar saya yang bersuara,” kata Ernest Prakasa seperti dikutip dari akun Instagram @ernestprakasa.

Sembari menandai akun media sosial milik Indosiar, Ernest Prakasa mengecam dan menyayangkan keputusan Indosiar dalam memberikan tontonan.

Wahai @indosiar, ini keterlaluan. Sangat amat keterlaluan. Pemeran Zahra itu usianya masih 15 tahun,” ucap Ernest Prakasa.

Ernest Prakasa merasa cara Indosiar mencari ratting TV tidaklah etis, apalagi sampai harus menyampingkan nurani juga moral.

"Okelah tolak ukur TV adalah rating, tapi tolak ukur manusia adalah nurani dan akal sehat. Menurut kalian ini wajar?," beber Ernest Prakasa.

Sementara itu, dilihat dari akun Twitter milik Ernest Prakasa, sutradara film imperfect ini juga meminta KPI agar tegas memberikan sanksi.

"This is not okay, @Indosiar. Ditunggu ketegasannya @KPI_Pusat, jangan kebanyakan ngurusin hal-hal gak penting, ini masalah serius," ucap Ernest Prakasa.***

sumber : pikiran-rakyat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel