Bak Tak Diinginkan Sang Ibu Sejak Lahir Marshanda Depresi Merasa Ibu Tak Menginginkannya



Beberapa waktu lalu, hubungan antara ibunda Riyanti Sofyan dan Marshanda menjadi perbincangan publik karena diiterpa isu kurang harmonis.
Baru-baru ini, video pengakuan Marshanda terhadap sang ibunda mendadak kembali viral di laman Instagram gosip @insta.nyinyir.

Dalam pengakuannya, Marshanda menganggap bahwa sang ibunda sama sekali tak menginginkan dirinya sedari masih dalam kandungan.

"Gue ngerasa gue gak diinginkan sama ibu gue seumur hidup gue, gue punya keyakinan itu," kata mantan istri Ben Kasyafani.

Hal itu dilontarkannya lantaran ia kerap bertengkar dengan sang ibunda sejak usia lima tahun.

"Karena gue ngerasa sering konflik sama dia gue sering berantem dari kecil dari gue umur lima tahun itu berantemnya udah gila gitu. Kalau berantem lukanya tuh gila banget," lanjutnya.

Pada usia 20 tahun, Marshanda sempat bertanya mengenai kesiapan sang ibunda saat mengandungnya.

Kekhawatiran yang berlebihan tersebut membuat Marshanda harus menjalani terapi klinis dengan psikiater.  

"Segitu gue umur 20 gue bertanya-tanya gue tuh unwanted ya waktu hamil gue, lo belum siap yah. Nah terus gue terapi gue konseling di konseling itu gue diajak untuk go back to the first moment di mana gue ngerasain perasaan unwanted bla bla bla..  step terakhirnya adalah memaknai ulang, cobain deh ca kalau kamu gantian kamu kan lagi jadi Chacha kecil, jadi mama waktu itu apa yang dia rasain waktu itu? langsung merinding," kata Marshanda.

"Kadang kalau orang curhat yang mereka butuhin cuman orang yang nerima mereka. Mereka gak butuh nasehat, semua orang tahu kok, semua orang bisa baca buku agama, bisa beli buku. We didn't need advice sometimes we need lo terima gue dan bolehin gue untuk berantakan. Penerimaan lo saat lagi saat overwhelm dari orang yang lo sayang it's priceless," sambungnya.

Melihat pengakuan Marshanda membuat banyak warganet memberikan dukungannya.

"Emang bener... klo ada yg LG curhat itu kita cukup jadi pendengar.. ga usah sok nasehatin klo ga di minta.. terima rangkul kasih senyum tenangkan," komentar netizen.

"Makanya paling bener curhat sama psikolog atau konselor, deh. Emang ngeluarin duit, tapi perasaan lega dan penerimaan itu yang mahal harganya. Karena ga semua orang mau jadi "tempat sampah" kita juga, banyak nya kepo doang," tandas yang lain

sumber : insertlive

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel