Atta Halilintar Dicecar karena Dinilai Manfaatkan Momen Aurel Keguguran, Ini Kata Pakar Media Sosial: Wajar, Tapi Menimbulkan Kontra Jika Berlebihan


Atta Halilintar belakangan ini menjadi buah bibir warganet lantaran dianggap mengeksploitasi momen Aurel keguguran.

Seperti yang diketahui jika Atta rajin mengunggah video sejak awal kehamilan hingga Aurel keguguran.

Netizen semakin geram saat mengetahui Atta tega menggunakan berita Aurel keguguran demi endorse dan konten komersial.

Tentunya ini menjadi hal yang sangat disayangkan oleh beberapa pihak, mengingat seharusnya, Atta dan Aurel merefleksikan diri pasca kabar menyedihkan itu.

Tak hanya Atta, keluarganya pun juga mengunggah sebuah video terkait keguguran Aurel.

Pihak keluarga mengaku jika sang calon bayi sudah mendatangi orang tua Atta lewat mimpi.

Hal ini menimbulkan sejuta pertanyaan dan kekhawatiran netizen terhadap mental Aurel.

Krisdayanti selaku ibu kandung Aurel juga menyarankan Atta untuk rehat sejenak dan menjauhkan diri dari sorotan kamera maupun media sosial.

Namun bak ditolak oleh sang mantu, Atta mengatakan jika dirinya hanya mampu tidak memegang kamera selama 22 jam.

"Dalam 24 jam, 22 jamnya kita berdua tanpa kamera."

"2 jamnya mungkin update, apa yang mau dikerjain, kita ada pr-pr juga, ada kewajiban yang berkaitan kontrak dengan brand-brand," ujar Atta dari kanal Youtube-nya, Selasa (25/5/2021).

Nama Atta memang besar melalui sorotan kamera.

Belasan juta subscriber Youtube seakan menjadi pertanda bahwa ada banyak orang yang menyukai konten-konten yang diunggah olehnya.

Menanggapi hal tersebut, pakar media sosial, Enda Nasution mengatakan jika hal tersebut cukup wajar dilakukan oleh Atta.

"Di satu sisi memang ada audiens yang suka dan ingin tau, apalagi kabar yang sifatnya emosional. Ada orang yang menikmati itu," ujar Enda.

Namun, ia juga mengatakan bahwa Atta dan Aurel tak bisa memungkiri jika ada beberapa pihak yang tak menyukai konten mereka yang dinilai cukup berlebihan.

Pro dan kontra akan terus ada dan harus dihadapi oleh semua publik figur terutama Atta yang kerap mempertontonkan kehidupannya ke publik.

"Dia mendapatkan penghasilan dari situ, dari audiens yang dia dapat di media sosial, menurut saya ya ini sebenarnya sebuah hal wajar yang dia lakukan, cuma ya itu tadi akan menimbulkan pro kontra."

"Terutama ketika terlalu berlebihan tadi untuk mengeksploitasi musibah ini," tambah Enda.


sumber: grid

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel