Bantah Prank, Tangis Cinta Kuya Pecah Dengar Uya Kuya Takut Meninggal karena Covid-19 : Gak Sanggup


Tangisan Cinta Kuya pecah saat sakitnya sang ayah, Uya Kuya dikira prank.

Ditegaskan Cinta Kuya, Uya Kuya dan Astrid Kuya benar-benar positif Covid-19.

Apalagi, positif Covid-19 nya Uya Kuya ini terjadi jelang ulang tahun ke-17 Cinta Kuya.

Sampai Uya Kuya pun menangis takut meninggal dunia sebelum merayakan ulang tahun sang putri tercinta.

"Saya berjuang antara hidup dan mati. Kita berdua positif Covid-19," ucap Uya Kuya, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Cinta, Selasa (16/2/2021).

"Sampai tiap hari gue nangis, gue mikir gue takut meninggal," imbuh Uya Kuya lagi sambil menangis.


Melihat tangisan sang ayah, Cinta Kuya pun ikutan menangis histeris.

Ia mengaku tak bisa melihat mama papanya sakit, apalagi sakit serius seperti idap Covid-19 yang terkenal mematikan.

"Gue tuh paling gak bisa lihat bokap nyokap gue sakit," ucap Cinta Kuya.

Remaja berusia 17 tahun sempat kukuh ingin menemani Uya Kuya dan Astrid Kuya selama di Rumah Sakit.

Namun keinginan Cinta Kuya tak bisa terwujud.

"Pas lihat nyokap bokap masuk Rumah Sakit, gue tuh harus nemenin, gue harus di samping mereka, gue harus tahu kondisi mereka.

Tapi pada saat itu gue gak bisa, gue gak tahu gimana caranya," ucap Cinta Kuya.

Awalnya, Cinta Kuya mengungkapkan awal mula Uya Kuya dinyatakan positif Covid-19.

Saat itu, diakui Cinta Kuya menang sang ayah sempat ngedrop, namun ia tak menyangka kalau Uya Kuya ternyata positif corona.

"Awal mulanya itu pas papa aku ngedrop, jatuh sakit,. Aku pikir cuma sakit ringan atau kecapean karena sering jalan-jalan.

Gak kepikir kalau papa itu akan kena corona," papar Cinta Kuya.

"Terus swab, ternyata hasilnya positif," tambahnya.

Mengetahui ayahnya positif Covid-19, Cinta Kuya mengaku kaget.

"Aku kaget, bingung banget. Perasaan aku baru lihat mereka tapi sekrang gak bisa lihat mereka lagi tuh gue terpuruk jatuh banget," ujar Cinta Kuya.

Setelah itu, Uya Kuya dan Astrid Kuya langsung dilarikan ke RS.


Sebelum Uya Kuya dan Astrid Kuya dirawat, Cinta Kuya sempat memberikan sebuah gelang untuk papa mamanya.

Bahkan, selama dirawat, Uya Kuya dan Astrd Kuya sering video call dengan Cinta Kuya sambil menunjukkan gelang tersebut.

Saat video call, Cinta Kuya ungkap kondisi Uya Kuya dan Astrid Kuya yang menurutnya sangat lemah.

"Setiap hari papa sama mama telepon video call sama aku, pasti dia nangis atau enggak kellihatan lemes," ucap Cinta Kuya, sambil menangis.

Melihat kondisi orangtua yang rterbaring lemah, Cinta Kuya mengaku tidak sanggup melihatnya.

Apalagi setelah Uya Kuya menangis dan menyebut takut meninggal dunia karena Covid-19.

"Dan itu bener-bener sentuh hati aku banget. Kayak bener-bener aku gak sanggup lihatnya. Papa kayak begitu terpuruk, kesakitan," ungkap Cinta Kuya terisak.


Bahkan dikaui Cinta Kuya sejak orangtuanya dinyatakan positif Covid-19, ia merasa hidupnya gelap.

"Gue ngerasa sekeliling gue itu gelap gitu lho. Bukangue doang, tapi gue juga gelap. Kayak bener-bener jatu," ucap Cinta Kuya sambil menangis.

Setiap kali video call dengan otrangtua, Cinta Kuya pun sellau berusaha tetap tersenyum dan tegas.

Ia mengaku tak ingin semakin membuat Uya Kuya dan Astrid Kuya kepikiran sehingga membuat kondisinya makin parah.

"Sebisa mungkin kalau mereka nelpon, gue berusaha untuk gak apa-apa. Gue gak mau buat mereka takut gue kenapa-napa," ucap Cinta Kuya.

Setelah itu, Cinta Kuya menggambar gambar keluarganya disertai tulisan penyemangat untuk Uya Kuya dan Astrid Kuya.

"Pas papa masuk rumah sakit, gue gambarin muka mama papa, Nio serta gue. Terus juga ada tulisan. Gue nulisnya juga sambil nangis," pungkas Cinta Kuya.

Kesedihan Cinta Kuya makin menjadi saat sang adik, Nino Kuya, dirinya dan sang pengasuh ikut terpapar virus corona.


Berusaha tak makin terpuruk, Cinta Kuya pun ikut menyemangati diri sendiri lau memberi semangat pada Uya Kuya, Astrid Kuya dan Nino Kuya untuk berjuang sembuh sama-sama.

Puji syukur, setelah dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit, Uya Kuya dan Astrid Kuya dinyatakan sembuh dan bisa pulang ke rumah.

Begitu juga dengan Cinta Kuya yang sembuh sebelum pesta ulang tahunnya yang ke-17. (*)


sumber: bogor.tribunnews. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel