Sang Ayah Syok hingga Sakit setelah Tahu Kasus Video Syurnya dengan Gisel, MYD: Saya Terpukul Sekali


Kasus video syur artis Gisella Anastasia kini memasuki babak baru.

Gisel dan pemeran laki-laki yang bernama Michael Yukinobu de Fretes (MYD) yang ada di video tersebut sudah mengakui kesalahannya.

Selain itu Gisel dan MYD akhirnya memenuhi panggilan polisi setelah dijadikan tersangka.


Kendati demikian, Gisel dan MYD tidak ditahan sesuai keputusan dari penyidik.

Melalui kanal YouTube Indosiar pada Minggu (10/1/2021), MYD kembali mengakui penyesalannya.

MYD atau yang kerap disapa Nobu tak menyangka video syurnya bisa tersebar luas.

Selain itu, MYD juga merasa terpukul dengan masalah yang menimpanya.

"Pastinya saya menyesal, dan saya minta maaf ke masyarakat yang sudah merasa terganggu atas hal ini," kata MYD.


"Saya juga enggak tahu kenapa hal ini bisa tersebar, dan buat saya pasti terpukul sekali," imbuhnya.

Bahkan, MYD mengaku sang ayah syok hingga jatuh sakit karena kasus tersebut.

"Keluarga saya juga terpukul, waktu itu papah saya juga sakit karena hal ini," ujar MYD.

"Kemarin dia mau mengantar ke bandara untuk menuju ke Jakarta, tapi tidak bisa juga karena kondisinya yang lemah sekali," imbuhnya.

MYD merasa bersalah kepada keluarga terutama kedua orangtuanya yang ikut merasakan dampak atas kasus video syurnya bersama Gisel.

"Semalem begitu saya diizinkan pulang, yang saya pikirkan hanyalah kedua orang tua di rumah, itu yang menguatkan saya, menegarkan saya pastinya," ujar MYD.

MYD pun menjelaskan bahwa hubungannya dengan Gisel hanya sebatas rekan kerja.

"Waktu itu memang cuma sebagai rekan kerja, saya rasa enggak ada, cuma teman biasa sih," kata MYD.

"Pastinya di luar dugaan, kenapa hal ini bisa tersebar, dan buat saya pasti terpukul sekali," tambahnya.

Lihat videonya dari menit ke 01.30:


Polisi Ungkap 2 Alasan Gisel Tidak Ditahan

Gisel akhirnya memenuhi panggilan polisi setelah dijadikan tersangka.

Gisel yang menjadi pemeran video syur berdurasi 19 detik itu, datang ke Polda Mero Jaya pada Jumat (8/1/2021).

Kendati demikian, Gisel dan pemeran laki-laki bernama Michael Yukinobu de Fretes (MYD) tidak ditahan.

Melalui kanal YouTube beepdo pada Jumat (8/1/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membeberkan alasannya.

Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan alasan Gisel dan MYD tidak ditahan karena dua pertimbangan.

"Yang bersangkutan tadi jam 20.00 sudah kita kembalikan, kita tidak lakukan penahan," ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

"Kenapa? Ini adalah hak dan kewenangan dari penyidik, ada di pasal 21 ayat 1 KUHP, juga ada pasal 21 ayat 4," imbuhnya.

Pertimbangan pertama, Gisel dan MYD dinilai penyidik sangat kooperatif dalam pemeriksaan.

Selain itu, Gisel dan MYD juga tidak menghilangkan barang bukti, atau bahkan melarikan diri.


"Pertimbangannya adalah, pertama memang di situ bisa dilakukan penahan, apabila dia menghilangkan barang bukti, melarikan diri, tidak kooperatif," ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

"Tetapi hasil pertimbangan dari penyidik saudari GA dan MYD, kooperatif, selama dipanggil juga hadir, ditanya juga menjawab semuanya apa yang ditanyakan penyidik," imbuhnya.

"Sehingga diambil satu kesimpulan bahwa tidak perlu dilakukan penahan," tandasnya.

Sedangkan untuk alasan yang kedua berdasarkan sisi kemanusiaan.

Mengingat, Gisel menyandang status ibu satu anak yang masih berusia balita.

"Kedua untuk saudari GA, berdasarkan kemanusiaan, anaknya ini masih 4 tahun lebih, perlu bimbingan daripada orang tua, khususnya ibunya sendiri," ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

"Sehingga tidak dilakukan penahanan," imbuhnya.

Gisel dan MYD harus menjalani wajib lapor setiap Senin dan Kamis.

Kasus Gisel dan MYD pun tetap berlanjut hingga selesai.

Bahkan nantinya, kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara di Medan.

"Tetapi baik saudari GA dan saudara MYD tetap melakukan wajib lapor setiap Senin dan Kamis ke sini, juga kasusnya tetap berlanjut, tetap berporses," kata Kombes Pol Yusri Yunus.

"Kita akan lengkapi semua berkas perkara yang ada, bahkan rencana ke depan kita akan melakukan olah TKP di Medan, dan juga alat bukti yang harus kita lengkapi semuanya," imbuhnya.

"Nanti kalau sudah lengkap semuanya kita akan kirim tahap 1 ke jaksa penuntut umum, mudah-mudahan tidak ada halangan," tandasnya.

 (TribunWow.com) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel