Kena Hujatan Lantaran Perankan Karakter Kpopers 'Lebay' di Sinetron, Puy Brahmantya Tak Segan-segan Polisikan Netizen


Baru-baru ini viral video yang menujukkan sebuah cuplikan sinetron berjudul “Bagaimana Menyadarkan Istriku yang Terlalu Terobsesi K-Pop” menuai banyak komentar.

Sinetron tersebut bercerita tentang seorang suami yang memiliki istri seorang penggemar fanatik Kpop atau Korean Pop.

Tak disangka-sangka, sinetron yang dibintangi Puy Brahmantya dan Lucky Hakim ini viral di sosial media.

Sinetron tersebut viral lantaran para penggemar Kpop atau yang biasa disebut Kpopers banyak yang memberi hujatan.

Mereka menganggap bahwa sinetron tersebut terlalu berlebihan, bahkan bisa merusak citra para Kpopers sesungguhnya.

Hujatan-hujatan tersebut dilayangkan pada akun pribadi pemeran istri, yaitu Puy Brahmantya.

“tp justru nimbulin hate ke kpop ka ;( ksian yg album ny diambil dan dibakar gara gara mamah nya nntn ini,” tulis @naurarhmdhna, salah satu warganet di unggahan poster “Bagaimana Menyadarkan Istriku yang Terlalu Terobsesi K-Pop” pada akun instagram pribadi Puy Brahmantya.

“Ga kesel sm pemerannya tapi kesel sm yg bikin ceritanya. Lebay banget asli wkwk terobsesi kpop gada yg sampe kaya gitu. Menjatuhkan penggemar kpop sih ini namanya!” imbuh @nadzira24, warganet lain.

Rupanya para warganet yang mayoritas para kpopers menyerang Puy Brahmantya yang telah memerankan tokoh istri dalam sinetron tersebut.


Bahkan ada satu warganet dengan akun @wendy3dr3000 yang tidak segan-segan mengirim komentar tidak pantas pada setiap unggahan instagram Puy Brahmantya.

Merasa terganggu, Puy Brahmantya pun mengancam akan polisikan akun tersebut.

Puy kesal karena anak dan keluarganya ikut dihujat, bahkan didoakan mati.

“Mungkin dia (warganet) nggak tau kalo kita cuma meranin aja, baperan gitu. Cuman, bawa-bawa anak kan sebel yaa.. orang anaknya nggak tau apa-apa,” tutur Puy pada wawancara dalam tayangan video YouTube Tribun Style.

Puy juga mengatakan bahwa ia sudah membuat laporan ke cybercrime dan akan segera melanjutkan laporannya ke Bareskrim Polri (Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia).

Menariknya, ternyata Puy juga mendapatkan dukungan dari para Kpopers lain dalam pelaporan kasus tersebut.

sumber: hits.grid 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel